Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Nama Usaha Atau Perusahaan

Menentukan nama bagi sebuah perusahaan, baik skala besar atau pun kecil di zaman yang serba modern dan serba digital ini adalah hal yang tidak mudah. Banyak pengusaha yang bahkan rela merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk mendapatkan nama yang bagus dan unik bagi perusahaan mereka. Mereka rela membayar jasa konsultan untuk menentukan nama bagi perusahaan mereka. Ini dikarenakan, nama perusahaan berkaitan erat dengan brand yang akan dibangun. Karena perusahaan yang besar biasanya mempunyai brand yang kuat. “Ah saya mah perusahaannya juga kecil-kecilan.” Nah itulah yang dinamakan mental block. Motivasi yang kurang dan kurang percaya diri akan membuat usaha atau bisnis anda hanya segitu-segitu saja. Banyak pengusaha kecil yang berpikir, bahwa berbisnis itu asalkan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup saja. Padahal, manusia yang paling baik adalah yang berguna bagi manusia lainnya. Jika Anda mempunyai sebuah perusahaan kecil tetapi terus dikembangkan sehingga menjadi sebuah perusahaan yang besar, otomatis perusahaan anda ikut menyerap tenaga kerja dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dalam hal ini, Anda juga telah membantu orang lain untuk mendapatkan pekerjaan supaya mereka bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka sendiri. Oleh karena itulah, jika anda membuat sebuah perusahaan, tanamkan dalam pikiran anda bahwa anda harus bisa membuat usaha anda itu terus berkembang, semakin membesar dan bisa memberikan manfaat bagi orang lain. Perusahaan besar seperti Google sekalipun berawal dari sebuah perusahaan kecil. Bahkan mereka memulainya hanya dari sebuah garasi. Jadi anda tak perlu khawatir jika saat ini perusahaan Anda bisa dibilang masih perusahaan kecil atau bahkan baru mau memulai usaha dari nol. Jadi, nama yang bagus dan unik akan sangat berpengaruh bagi perusahaan Anda ke depan. Nama-nama perusahaan yang memiliki kata seperti Abadi, Jaya, Utama, Pratama, Kurnia, Sumber, Karya, Saudara, Lestari, Alamku, Lestari, Desaku. Maaf, maksudnya, sebisa mungkin nama perusahaan anda tidak mengandung kata-kata tersebut. Bukan salah, tetapi nama-nama tersebut sudah terlalu umum dan terlalu mainstream sehingga nama perusahaan Anda nantinya menjadi tidak unik. “Terus gimana dong biar kita bisa mendapatkan nama yang bagus bagi perusahaan kita?”


Berikut adalah beberapa hal dalam menentukan sebuah nama bagi perusahaan Anda :



1.Tidak Sama Dengan Brand Lain

Hal pertama yang harus anda perhatikan adalah nama perusahaan anda harus beda atau tidak sama dengan nama perusahaan lain. Memang sedikit susah tetapi ini kan untuk jangka panjang. Siapa tahu nanti perusahaan anda bisa go internasional buka cabang di mana-mana dan kalo misalkan namanya sama dengan yang lain, bisa-bisa anda digugat karena nama perusahaan itu sudah mempunyai hak paten.


2. Gunakan Kata Yang Pendek

Membuat nama perusahaan akan lebih baik apabila menggunakan kata yang singkat, padat dan jelas. Disarankan menggunakan 1 hingga 4 suku kata. Penggunaan kata yang lebih pendek ini bertujuan agar lebih mudah diingat dan diucapkan oleh siapapun yang akan menggunakan produk ataupun jasa perusahaan Anda. Kebayang gak kalo misalkan anda mempunyai perusahaan dengan nama yang panjang misalnya Jaya Abadi Karya Sentosa Utama Prima Lima Saudara Motor. Perusahaan-perusahaan multinasional biasanya mempunyai nama dan brand yang pendek misalnya Samsung, Sharp, Google, Glico, Honda dan masih banyak lagi yang lainnya.


3. Mudah Diingat, Mudah Dibaca, Mudah Ditulis

Coba bayangkan jika nama perusahaan anda sulit diingat, sulit dibaca dan sulit ditulis, mungkin bukan hanya pelanggan anda yang kesulitan bahkan anda sendiri pun bisa kesulitan. Mudah diingat belum tentu mudah dibaca dan mudah ditulis. Begitu juga sebaliknya. Misalnya nama perusahaannya “CV. Tercyduck”, meskipun menggunakan kata yang pendek dan mudah diingat, tetapi kata tercyduck itu bagi sebagian orang yang bukan kids jaman now akan kesulitan untuk dibaca dan ditulis. Dan ini termasuk hal yang sangat krusial. Oleh sebab itu, poin ini menjadi patokan bagi poin-poin berikutnya.


4. Gunakan Singkatan Atau Akronim

Menyingkat nama perusahaan atau brand yang panjang menjadi lebih pendek banyak dilakukan oleh para pebisnis. Namun seringkali ditemukan, nama akronim atau nama perusahaan yang disingkat tidak berhubungan langsung dengan produk yang ditawarkan. Akan tetapi, akronim memiliki kelebihan tersendiri dibandingkan memakai nama brand yang terlalu panjang. Contohnya, P&G yang merupakan kependekan dari Procter & Gamble, DKNY kependekan Donna Karan New York. Dari segi branding, nama akronim dengan jumlah huruf yang lebih sedikit terdengar lebih simple. Selain itu, nama brand yang lebih ringkas membuatnya lebih mudah diaplikasikan pada logo serta media-media promosi.


5. Hati-Hati Dengan Bahasa Asing

Jika Anda ingin mendirikan perusahaan terutama nantinya berbentuk PT (perseroan terbatas), berdasarkan hukum Indonesia, menggunakan bahasa asing itu dilarang. Kini, setiap perseroan yang seluruh sahamnya dimiliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI) atau badan hukum Indonesia diwajibkan memakai nama perseroan dalam bahasa Indonesia. Kewajiban itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 43 Tahun 2011. Jika tetap menggunakan nama asing, konsekuensinya nama tersebut bisa ditolak Menteri. Selain larangan menggunakan bahasa asing untuk nama perseroan berbadan hukum Indonesia, PP 43 juga melarang penggunakan aksara Arab atau China untuk nama perseroan. Contohnya jika nama perusahaannya ada kata “Financial” dari bahasa Inggris, maka harus di Bahasa Indonesiakan menjadi “Finansial”. Nama perseroan juga harus ditulis dengan huruf Latin. Rangkaian huruf dan angka yang dipakai juga harus membentuk kata. Misalnya 3 ditulis dengan kata TIGA. Pada bagian lain disebutkan nama yang dipilih belum dipakai secara sah oleh perseroan lain atau tidak mempunyai persamaan dengan nama perseroan lain. Nama itu juga tidak boleh bertentangan dengan ketertiban umum dan/atau kesusilaan. Penggunaan bahasa asing pada perusahaan berbentuk PT diperbolehkan asalkan sahamnya adalah milik investor asing atau dari luar negeri. Tapi jika usaha anda nantinya berskala kecil atau tidak sampai berbentuk PT, saya rasa tidak apa-apa jika menggunakan bahasa asing atau plesetan bahasa asing. Banyak kok yang make, tapi tidak ditegur atau diberi sanksi.


6. Gunakan Nama Orang Atau Tempat

Nama pendiri perusahaan yang dipakai sebagai nama merek atau perusahaan sepertinya sudah menjadi tradisi yang telah dimulai sejak zaman dulu. Meski kini tidak sebanyak dulu, pemakaian founder names masih tetap dilakukan dengan alasan untuk menghormati sang pendiri atau melestarikan tradisi. Founder names sering dipakai terutama oleh artis, selebriti atau desainer terkemuka yang ingin menonjolkan popularitas namanya saat mereka mulai berbisnis. Merek-merek fashion adalah contoh kategori bisnis yang sering memakai founder names Misalnya Giorgio Armani, Stussy, Burberry, Dior, dan lainnya. Pemakaian founder names yang unik lebih mudah untuk dipatenkan karena kemungkinan belum dipakai orang lain.


7. Nama Domain Tersedia

Setelah nama perusahaan didapatkan, ada hal yang tidak kalah penting yaitu adalah mengecek apakah nama domain bagi perusahaan anda tersedia atau sudah ada yang memakainya? Bagi Anda yang belum tahu, nama domain adalah alamat website yang nantinya akan mewakili usaha Anda di Internet. Mendapatkan nama domain komersial yang memiliki suku kata pendek saat ini semakin sulit didapatkan, apalagi yang masuk dalam kategori Top Level Domain seperti .com. Hampir kata-kata umum yang terdiri dari dua-tiga suku kata sudah bisa dibilang langka. Pentingnya mengecek keberadaan nama domain perusahaan di internet adalah apabila suatu saat perusahaan yang dibangun akan melakukan promosi melalui situs web atau membuat website perusahaan, maka domainnya harus masih tersedia. Jika nama domain sudah dipakai oleh orang lain mau tidak mau harus mencari alternatif nama lain atau menambahkan suku kata baru. Padahal sebagaimana membuat nama perusahaan, nama domain yang semakin pendek juga akan semakin baik.


Itulah beberapa tips dalam menentukan nama perusahaan. Kita rekap lagi seperti yang terdapat dibawah ini :

1. Tidak Sama Dengan Brand Lain
2. Gunakan Kata Yang Pendek
3. Mudah Diingat, Mudah Dibaca, Mudah Ditulis
4. Gunakan Singkatan Atau Akronim
5. Hati-Hati Dengan Bahasa Asing
6. Gunakan Nama Orang Atau Tempat
7. Nama Domain Tersedia


Terimakasih Sudah Membaca

0 Response to "Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Nama Usaha Atau Perusahaan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel